Bagaimana Cara Menghitung Untung Reksadana? (Studi Kasus)


2022 – Bagaimana cara menghitung untung reksadana? Kebanyakan orang bingung dengan cara menghitung untung reksadana. Nah, kali ini Finansialku akan berbagi cara menghitung untung reksadana.

Sebelum Menghitung Untung Reksadana

Setelah diamati, ternyata banyak juga investor Indonesia yang berinvestasi tanpa rencana dan tidak dipantau perkembangannya.

Investor tersebut tiba-tiba sadar dengan investasinya saat kepepet atau ditelepon oleh orang bank atau orang sekuritas. Jangan-jangan Anda juga termasuk investor yang seperti itu.

Saran kami, lakukan pencatatan semua investasi Anda. Paling tidak Anda tahu, tanggal berapa Anda investasi, reksadana apa yang Anda beli dan berapa unit yang Anda beli.

Anda perlu melakukan pencatatan ini, karena investor sekelas Warren Buffet pun juga melakukannya.

[Baca Juga: Investasi Reksadana Online di Indonesia]

Cara Menghitung Untung Reksadana [Studi Kasus]

Jika Anda membeli reksadana online di Bareksa.com, Anda sebenarnya sudah mendapatkan perhitungan berapa persen untung reksadana Anda. Caranya gampang sekali, hanya 2 langkah saja:

    Anda cukup login

    Pilih menu REKSADANA ONLINE dan Portofolio.

Pada bagian portofolio, akan tampak persentase keuntungan reksadana Anda (lihat tanda panah biru). Cukup mudah kan?

Baca Juga:

Bagaimana kalau mau menghitung manual? Baik langsung saja studi kasusnya! Untuk data contoh perhitungan, kami menggunakan data Reksadana Mega Asset Maxima.

Pak Ronald adalah seorang karyawan dengan penghasilan Rp 9.000.000 per bulan. Beliau dapat berinvestasi sebesar Rp 1.000.000 per bulan. Pak Ronald berkomitmen untuk berinvestasi reksadana setiap tanggal 15.

Cara Menghitung Unit Penyertaan: Investasi / (NAB/UP)

Contoh pada 15 Januari, Pak Ronald berinvestasi sebesar Rp 1.000.000. Pada tanggal tersebut harga NAB/UP reksa dana ABCD adalah Rp 991,47. Maka Pak Ronald mendapatkan unit penyertaan sebanyak: Rp 1.000.000 / Rp 991,47 = 1.008.60

Cara Menghitung Untung Reksadana

Untuk menghitung untung reksadana ikuti langkah-langkah berikut ini:

    Hitung jumlah unit penyertaan x harga terkini reksadana

    Kurangkan hasil perhitungan pada langkah pertama dengan modal investasi. Jika hasil pengurangan plus, artinya untung. Sebaliknya jika hasil pengurangan minus, artinya rugi.

Jika pada tanggal 15 Januari 2016, harga NAB/Unit adalah Rp1.100,48 / unit penyertaan, berapa untung reksadana Pak Ronald?

Langkah 1: Hitung jumlah unit penyertaan x harga terkini reksadana

Dari data didapat Pak Ronald memiliki 1.008,60 unit x Rp1.100,48 = Rp 1.109.944.

Langkah 2: Kurangkan hasil perhitungan pertama dengan modal investasi

Rp 1.109.944 – Rp 1.000.000 = Rp 109.944

Artinya Pak Ronald, mengalami keuntungan sebesar Rp109.944 atau setara dengan 9,91% (Rp 109.944 x 100% / Rp 1.000.000)

Sekarang giliran Anda mencoba. Jika pada tanggal 15 Januari 2016, harga NAB/Unit adalah Rp 2.835,48 / unit penyertaan, berapa untung reksadana Pak Ronald? Kalau Anda tahu jawabannya silahkan tuliskan di kolom komentar di bawah ini ya, terima kasih.

Jadi Untung Reksadana Anda adalah …

Sekarang Anda sudah tahu kan cara menghitung untung reksadana. Ada cara yang mudah, yaitu dengan menggunakan menu portofolio di Bareksa.com atau dengan menggunakan rumus manual.

Omong-omong sudah punya investasi reksadana? Kalau belum ya belum bisa untung reksadana dong, yuk segera berinvestasi reksadana online.

Untuk lebih jelasnya, Finansialku sudah merangkum mengenai reksadana dalam audiobook di bawah ini. Di dalamnya Anda bisa mendapatkan informasi mengenai cara memilih reksadana lengkap beserta keuntungan dan risikonya. Dengarkan sekarang, ya!

Setelah Anda tahu cara menghitung untung reksadana, sekarang Anda sudah untung berapa persen?

Keterangan:

    Penyebutan nama produk pada artikel ini sebagai ilustrasi dan edukasi. Penyebutan nama produk reksadana di atas bukan untuk promosi atau saran investasi. Pastikan Anda berinvestasi sesuai dengan rencana keuangan.

Sumber Gambar:

    People on Laptop – http://goo.gl/F742E3