Dari 150 Obwis di Bantul Baru 6 yang Kantongi CHSE


2022 – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul menyebut dari 150 objek wisata (obwis) baru 6 obwis yang mengantongi sertifikat CHSE. Nantinya 6 obwis itu akan diajukan untuk mengisi slot obwis yang boleh buka selama PPKM.

“Dari 150 destinasi yang ada di Bantul, baru ada sekitar 6 destinasi yang mengantongi CHSE,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dispar Bantul Markus Purnomo Adi saat dihubungi wartawan, Jumat (17/9/2021).

Markus menjelaskan, lima destinasi yang mengantongi CHSE berada di bawah pengelolaan koperasi Notowono, Mangunan. Sedangkan sisanya, satu destinasi yakni Pantai Goa Cemara yang mengantongi CHSE.

“Selain kompleks Pinus Mangunan, yang kantongi sertifikat CHSE itu Pantai Goa Cemara,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo akan terus menggenjot obwis di Bantul untuk mengantongi CHSE. Pasalnya Dispar Bantul akan mengajukan 6 obwis tersebut dengan harapan masuk sebagai obwis yang boleh buka selama PPKM.

“Kami ajukan semua yang sudah kantongi CHSE. Salah satunya Pantai Goa Cemara yang sudah kantongi sertifikat CHSE. Tapi ya tetap, kewenangan ada di pusat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyebut dari 20 destinasi wisata di pulau Jawa yang hendak menjalani uji coba, 3 diantaranya berada di DIY. Ketiga destinasi di DIY yang diusulkan uji coba pembukaan, selain GL Zoo adalah Taman Tebing Breksi di Kabupaten Sleman dan Hutan Pinus Sari Mangunan di Bantul.

Selain itu, saat ini Dispar Kabupaten Bantul juga tengah menunggu keputusan dari Menteri Dalam Negeri agar anak berusia 12 tahun ke bawah boleh masuk ke tempat wisata. Ini menyusul lampu hijau dari Kemenparekraf yang mengizinkan anak-anak masuk ke tempat wisata dengan syarat orang tuanya sudah divaksinasi.