Dua Pria Bersenjata Serang Tempat Latihan Militer Rusia, 11 Tentara Tewas


2022 – Rusia baru-baru ini menyebut bahwa ada dua pria bersenjata dari negara bekas Soviet menyerang tempat latihan militer mereka pada Sabtu, 15 Oktober 2022.

Insiden tersebut akhirnya menewaskan 11 relawan yang berperang di Ukraina dan melukai 15 orang lainnya.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan kejadian serangan di wilayah Belgorod , yang berbatasan dengan Ukraina, terjadi selama sesi pelatihan senjata api.

Rusia meluncurkan apa yang disebutnya operasi militer khusus di Ukraina pada akhir Februari 2022.

Bulan lalu Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi pada 300.000 orang warga sipil Rusia yang sebelumnya telah melakukan wajib militer.

“Pada 15 Oktober, dua warga negara CIS melakukan aksi teror di tempat latihan distrik militer Barat di wilayah Belgorod ,” kata kantor berita negara mengutip kementerian itu.

“Akibatnya, 11 orang terluka parah. 15 orang lainnya menderita luka berat dan dibawa ke fasilitas medis,” ujarnya menambahkan.

Kedua penyerang tersebut diketahui tewas dalam tembakan balasan.

Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dibentuk antara republik-republik yang merupakan bagian dari Uni Soviet .

Lebih dari 200.000 orang telah wajib militer menjadi angkatan bersenjata Rusia sejak pengumuman mobilisasi parsial pada 21 September 2022 lalu.

Rancangan pengumuman mobilisasi militer tersebut kemudian memicu protes keras dan beberapa serangan terhadap kantor perekrutan.

Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Sabtu bahwa pasukannya menghadapi situasi ‘paling sulit’ di dekat kota timur Bakhmut.

Wilayah timur Bakhmut tersebut yang telah diserang oleh tentara Rusia selama berminggu-minggu.

Ukraina pun kembali berhasil merebut wilayah di timur dan selatan, yang sempat diduduki Rusia selama berbulan-bulan, tetapi masih tetap menghadapi tantangan berat di beberapa daerah.***