Gantikan Kwarteng, Jeremy Hunt ditunjuk jadi Menteri Keuangan Inggris


2022 – Jeremy Hunt, mantan Menteri Luar Negeri Inggris, ditunjuk menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) baru negara tersebut, ungkap Downing Street dalam sebuah pernyataan pada Jumat (14/10).

Hunt (55) menggantikan Kwasi Kwarteng, yang mengundurkan diri sebelumnya pada hari yang sama setelah anggaran mininya dianggap menjadi penyebab kekacauan ekonomi.

“Anda meminta saya untuk mundur sebagai menteri keuangan Anda. Saya menerima (permintaan itu),” kata Kwarteng dalam surat pengunduran dirinya yang ditujukan kepada Perdana Menteri Liz Truss, sebagaimana diunggah di Twitter.

Kwarteng menjabat sebagai menkeu Inggris selama 38 hari, menjadikannya menteri dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Inggris.

Anggaran mini yang dikemukakan oleh Kwarteng bulan lalu, yang berisi pemangkasan pajak kontroversial yang didanai utang, dianggap sebagai penyebab kekacauan ekonomi yang membuat poundsterling Inggris merosot hingga level terendah terhadap dolar AS dalam 37 tahun terakhir, sedangkan biaya pinjaman pemerintah dan tingkat hipotek melonjak.

Di tengah tekanan yang luar biasa besar, Kwarteng sebelumnya pada bulan ini membatalkan rencana untuk memangkas tarif pajak penghasilan sebesar 45 persen bagi kelompok berpenghasilan tertinggi.

“Seperti yang saya katakan berkali-kali dalam beberapa pekan terakhir, mengikuti status quo bukanlah pilihan. Negara ini sudah terlalu lama dibayang-bayangi oleh tingkat pertumbuhan yang rendah dan pajak yang tinggi, dan itu masih harus diubah jika negara ini ingin sukses,” kata Kwarteng dalam surat pengunduran dirinya.

Dalam konferensi pers, Truss mengonfirmasi soal pengunduran diri Kwarteng. Dia menyebut Kwarteng sebagai “teman baik” dan mengatakan bahwa dirinya “sangat menyesal harus kehilangan dia.”

Menyebut Hunt sebagai “salah satu menteri dan anggota parlemen yang paling berpengalaman dan dihormati secara luas,” Truss mengatakan menkeu baru tersebut akan menyerahkan rencana fiskal jangka menengah pada akhir bulan ini.

Dalam pembatalan kedua atas kebijakan yang ditetapkan dalam anggaran mini, Truss mengatakan pajak korporasi Inggris akan naik menjadi 25 persen, membalikkan janji dalam anggaran mini yang membekukan tarif pajak di angka 19 persen.