Ini Beragam Keuntungan dan Risiko Kredit Multiguna


2022 – Dibalik segala keuntungan kredit multiguna, ada risiko yang harus ditanggung. Apa saja keuntungan dan risikonya?

Yuk, cari tahu dalam artikel berikut ini!

Rubrik Finansialku

Apa Itu Kredit Multiguna?

Kredit multiguna adalah salah satu produk perbankan yang memberikan fasilitas pinjaman, namun peminjam harus memberikan jaminan.

Jaminan tersebut dapat berupa sertifikat tanah, sertifikat rumah atau bangunan, kendaraan bermotor, mesin pabrik, dan jaminan bernilai tinggi lainnya.

Nilai jaminan tersebut sangat berpengaruh terhadap besarnya pinjaman yang dapat diperoleh oleh si peminjam.

[Baca Juga: Perbedaan Kredit Multiguna dan KTA, Mana Yang Lebih Bagus?]

Umumnya, nilai jaminan kredit multiguna harus bernilai sama atau bahkan lebih besar dari jumlah pinjaman yang diajukan. Itulah sebabnya, tidak semua benda atau harta bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan kredit multiguna ini.

Sesuai dengan namanya, pembiayaan kredit multiguna bisa dilihat dari pengertian multiguna itu sendiri. Multiguna berarti bisa membiayai berbagai macam kebutuhan Anda.

Dengan kredit multiguna, Anda bisa memenuhi kebutuhan dengan mengajukan kredit yang bisa didapat dengan segera dan cepat.

Jenis Kredit Multi Guna

Berdasarkan sifatnya yaitu jumlah pinjaman cenderung besar dan masa tenornya lama, maka kredit multi guna yang umum ditemui antara lain sebagai berikut:

#1 Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)

Jika Anda sudah pernah mengajukan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), tentunya Anda tahu bahwa kendaraan bermotor tersebut otomatis dijadikan jaminan dari KKB-nya. Bukan berarti kendaraannya ditahan oleh pihak bank atau leasing, namun hanya BPKB-nya saja kok. Kendaraan dapat Anda gunakan dari awal, namun BPKB baru akan dikembalikan setelah angsuran lunas.

Kendaraan baru akan ditahan oleh pihak terkait apabila Anda gagal bayar. Tetapi jangan cemas, perihal penahanan kendaraan akibat gagal bayar seluruhnya diatur di bawah hukum. Dengan demikian, proses penahanan akan diproses secara hukum.

#2 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Serupa halnya dengan KKB, pada kredit rumah atau apartemen, rumah atau apartemen tersebut akan dijadikan jaminan dari KPR/KPA itu sendiri. Pada pengajuan KPR, yang ditahan oleh pihak kreditur adalah sertifikat tanah atau rumah yang menjadi tanda kepemilikan tanah atau rumah tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

    Jika jaminan berupa tanah. Tanah merupakan aset berharga yang bernilai tinggi karena umumnya harganya selalu meningkat setiap tahun. Namun, sebagai jaminan kredit multi guna, tanah wajib memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, baik hak milik, hak guna usaha, maupun hak pakai atas tanah negara.

    Jika jaminan berupa rumah atau bangunan. Syarat yang dibutuhkan jika jaminan berupa rumah atau bangunan adalah dokumen resmi yang berlaku di bawah hukum seperti surat Izin Mendirikan Bangunan atau IMB serta keterangan pelunasan Pajak Bumi Bangunan atau PBB. Lagi-lagi akan terjadi penyitaan tanah atau rumah apabila terjadi kredit macet seperti layaknya KKB.

#3 Kredit Usaha

Kredit usaha artinya Anda mengajukan sebuah pinjaman untuk dijadikan modal awal sebuah bisnis atau usaha. Lantas apa yang akan dijadikan jaminannya? Nah, untuk kredit usaha, Anda bisa menentukan sendiri apa yang akan dijadikan jaminannya selama tidak melebihi nilai taksir jaminan. Misalkan Anda mengajukan pinjaman sebesar Rp1 miliar, maka rumah yang ditaksir bernilai Rp500 juta jangan dijadikan jaminan.

Langkah selanjutnya adalah pengecekan aset yang dijadikan jaminan oleh kreditur untuk menentukan apakah pinjaman disetujui atau tidak. Jika pengajuan pinjaman disetujui, maka dana akan dicairkan. Berlaku juga sebaliknya.

Lalu bagaimana akibatnya jika Anda tidak mampu bayar atau terus menunggak? Jika sampai terjadi kredit macet, maka aset yang dijaminkan akan disita. Kemudian akan dilakukan lelang untuk menjual aset tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil penjualan aset akan digunakan untuk menutupi kekurangan bayar nasabah terkait.

#4 Pegadaian

Pernahkah Anda mendengar atau melihat tagline Pegadaian? “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah” begitulah janji dari Pegadaian. Dengan menggadaikan barang, Pegadaian menawarkan jenis pinjaman berupa uang uang tunai yang dijaminkan dengan barang berharga tertentu.

Pegadaian sendiri merupakan perusahaan BUMN Indonesia di bidang keuangan. Aset yang dijaminkan bervariasi mulai dari sertifikat tanah, emas, perhiasan, hingga kendaraan bermotor.

Keuntungan Kredit Multiguna

Ada beberapa keuntungan kredit multiguna yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu:

#1 Limit Pinjaman Tinggi

Salah satu keunggulan Kredit Multiguna adalah memiliki limit pinjaman tinggi. Hal ini biasanya sesuai dengan jaminan asetnya. Bank akan memberikan pinjaman sesuai dengan jaminan yang diberikan peminjam.

Jika nilai taksiran harganya tinggi, limit yang diberikan pun akan tinggi juga. Dengan begitu, risiko bank untuk merugi akibat nasabah mengalami gagal bayar akan lebih kecil.

[Baca Juga: Inilah 8 Tips Memilih Kredit Multiguna, Wajib Anda Ketahui]

Misalnya, Anda ingin meminjam dana sebesar Rp 2 miliar untuk mengembangkan bisnis. Anda dapat mengajukan kredit multiguna dengan jaminan sertifikat rumah yang bernilai sama dengan permintaan dana tersebut.

Sertifikat tersebut merupakan jaminan kepada bank.

Dengan begitu, ada kemungkinan pihak bank bersedia memberikan dana yang dibutuhkan tersebut.

#2 Masa Tenor Lebih Panjang

Masa tenor tergantung dengan jumlah hutang Anda. Jika limit pinjaman Anda tinggi, ada kemungkinan kemampuan Anda untuk membayar hutang akan semakin panjang.

Kini banyak bank yang memberikan layanan kredit multiguna dengan masa tenor sampai lebih dari 10 tahun. Hal ini menguntungkan Anda.

Pasalnya, kredit multiguna memberikan masa tenor yang lebih panjang daripada jenis kredit lain seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang hanya memberikan waktu pelunasan sampai 4 tahun saja.

#3 Pemakaian Lebih Fleksibel

Kredit multiguna dapat dipakai untuk beragam keperluan. Ini merupakan salah satu keunggulan kredit multiguna dibandingkan jenis kredit lainnya.

Misalnya Kredit Tanpa Agunan yang seringkali dipakai untuk tujuan konsumtif.

Tujuan Kredit Multiguna justru bisa digunakan untuk tujuan konsumtif maupun bisnis. Sesuai dengan namanya, penggunaannya kredit multiguna bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dengan keunggulan ini, banyak orang yang menjadi tertarik menggunakan Kredit Multiguna. Apapun tujuan pemakaiannya, asalkan mempunyai jaminan yang diperlukan.

Risiko Kredit Multiguna

Keuntungan kredit multiguna pasti bisa didapat. Namun, sebelum mengajukan kredit multiguna, Anda harus mengetahui risikonya.

Jika Anda memahami hal ini, itu artinya Anda sudah siap menanggung segala risikonya.

Berikut ini beberapa risiko kredit multiguna yang wajib Anda pertimbangkan.

#1 Tidak Punya Jaminan, Tidak Bisa Meminjam

Kredit multiguna bisa menjadi solusi cepat untuk pembiayaan kebutuhan Anda. Namun, tidak semua orang bisa mengajukan jenis kredit yang satu ini. Kredit multiguna hanya untuk mereka yang memiliki jaminan.

Jadi, tidak punya jaminan, tidak bisa meminjam.

Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa orang urung menggunakan Kredit Multiguna. Mereka harus memiliki jaminan aset untuk diagunkan kepada pihak bank.

Jika Anda tidak memiliki aset, tentu keinginan untuk mengajukan pinjaman ini menjadi tidak realistis. Pasti pengajuan Anda akan ditolak pihak bank.

Oleh karena itu, solusi terbaik untuk Anda yang ingin meminjam tapi tak punya jaminan adalah dengan menggunakan kredit tanpa agunan ketimbang mengambil kredit multiguna.

#2 Aset Melayang Jika Gagal Bayar

Jika Anda mengalami gagal bayar, aset yang Anda jadikan sebagai jaminan akan terancam disita. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda mengatur keuangan dengan sebaik mungkin.

Misalnya, dengan tidak lupa menyisihkan uang sejumlah cicilan per bulannya.

Jika Anda kesulitan mengelola keuangan dengan baik, cobalah menggunakan aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini dapat membantu Anda mengelola keuangan dengan menggunakan beragam fiturnya.

[Baca Juga: Apa Bedanya Kredit Multiguna Syariah dan Konvensional?]

Misalnya, fitur anggaran dimana Anda bisa membuat anggaran untuk pengeluaran Anda setiap bulannya. Anda dapat mengatur anggaran cicilan hutan ke dalam rincian pengeluaran setiap bulannya.

Dengan begitu, tak aka nada hutang yang tertunggak. Jadi, tidak ada alasan ‘uangnya terpakai’ lagi.

Dengan konsep user friendly, Anda bisa dengan mudah menggunakannya. Apalagi, aplikasi ini diinstal di ponsel Anda. Jadi, Anda bisa mengaksesnya kapanpun dan dimanapun Anda membutuhkannya.

Penasaran dengan kemudahan yang ditawarkan aplikasi ini? Yuk, segera download aplikasinya di Google Playstore atau dengan klik tautan di bawah ini.

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

#3 Proses Pengajuannya Lama

Proses pengajuan kredit multiguna bisa dibilang cukup lama. Pasalnya, pihak bank membutuhkan waktu untuk menilai apakah aset yang diajukan sudah sesuai nilainya atau tidak dengan dana yang diajukan.

Karena membutuhkan aset bernilai tinggi sebagai jaminan pinjaman, tentu proses aplikasi akan semakin lama. Pihak bank akan mengecek berbagai hal sebelum mencairkan dana pinjaman untuk Anda.

Jika nilai taksiran harga jaminan belum sesuai, biasanya pihak bank akan meminta Anda untuk memberikan aset lain.

Dengan begitu, selisih antara dana yang diminta dengan nilai agunan akan dianggap sesuai.

Pertimbangkan dengan Bijak

Kredit multiguna memang menggiurkan. Setelah mengetahui keuntungan dan risiko kredit multiguna, Anda bisa jadi berminat untuk meminjam dana lewat kredit yang satu ini.

Namun, Anda harus tetap mempertimbangkannya dengan bijak. Pertimbangkan juga apakah Anda bisa membayar cicilannya atau tidak.

Lalu, pastikan bahwa ada sumber dana yang cukup untuk digunakan sebagai pembayaran cicilan. Jika tidak memiliki strategi untuk membayar cicilan, Anda akan terjerumus dengan gagal bayar. Tidak mau kan aset Anda melayang?

Untuk Anda yang ingin berinvestasi saham, jangan lupa baca ebook dari Finansialku berjudul Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula.

Lewat ebook ini, Anda akan belajar seluk beluk tentang saham dari dasar, seperti apa itu investasi saham, bagaimana cara mendapatkan untung dari investasi saham, serta bagaimana cara memulai berinvestasi saham.

Ebook GRATIS, Panduan BERINVESTASI SAHAM Untuk PEMULA

Itu dia beberapa keuntungan dan risiko kredit multiguna.

Sekarang, Anda sudah mengetahuinya, jadi apakah Anda bisa mempertimbangkan pengajuan kredit multiguna dengan bijak? Yuk, share pendapat Anda di kolom komentar!

Sumber Referensi:

    Jonathan. Apa itu Kredit Multiguna? Koinworks.com – https://bit.ly/3pcDFiV

Sumber Gambar:

    Kredit Multiguna 01 – https://bit.ly/37xtRtL

    Kredit Multiguna 02 – https://bit.ly/3p43Sju

    Kredit Multiguna 03 – https://bit.ly/2LHsf86

    Kredit Multiguna 04 – https://bit.ly/2KEgVK4