Motor Listrik Yamaha E01 Punya Fitur Fast Charging, 1 Jam Penuh


2022 – Sepeda motor listrik Yamaha E01 disebut akan segera memulai tes jalan di Indonesia sebelum 2023. Saat ini motor sudah lulus homologasi, adapun tes dilakukan untuk menguji keunggulan serta keinginan konsumen.

Asst General Manager Marketing – Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro mengatakan, salah satu fitur unggulan E01 ialah akan punya fitur fast charging atau pengisian baterai cepat.

“Nanti E01 ada fast charging-nya 1 jam penuh. (Charging) 1 jam akan cut off di 90 persen. Tapi untuk mempersiapkan itu kan juga butuh instalasi, nah itu yang juga sedang kita coba menaruhnya di mana, pengisiannya juga akan seperti apa,” kata Anton saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Meski demikian Anton tidak merinci spesifikasi baterai yang dipakai di E01 dan charger jenis apa yang digunakan. Anton juga tidak mengungkap detail soal spesifikasi seperti berapa lama waktu yang dibutuhkan baterai jika pakai charger biasa.

“Itu yang ingin kita gali, konsumen Indonesia ingin EV yang seperti apa. E Vino sudah terlihat dengan sistem swap baterai bisa ganti tapi jaraknya pendek tapi sekarang yang medium dengan sistem charging,” kata dia.

“( Motor listrik ) dari 2017-2022 perkembangannya pesat sekali, sekarang motor sudah semakin jauh jarak tempuhnya mobil juga sama. Kalau dilihat mobil mana ada yang ganti baterai, charging semua, jarak tempuhnya jauh-jauh, dan maunya fast charging,” kata Anton.

Sedikit soal spesifikasi E01 punya tiga mode berkendara yang bisa dipilih pengendara, antara lain mode Power, Standar, dan Eco.

Mode Power mengeluarkan tenaga 8,1 kW dan torsi 30,2 Nm. Kecepatannya juga bisa menyentuh 100 kpj. Kemudian mode Standar dengan tenaga 8,1 kw namun torsinya dikurangi jadi 24,5 Nm. Adapun kecepatan maksimal yang bisa dicapai di mode ini sama dengan mode Power.

Sedangkan untuk mode Eco, tenaga maksimal yang bisa dikeluarkan hanya 5,4 kW dan torsinya hanya sanggup mencapai 21,4 Nm. Akan tetapi, jumlahnya masih lebih besar dari torsi Nmax yang menghasilkan 13,9 Nm.